Jumat, 09 Oktober 2015

Waspadai Mudah Tumbangnya Akasia, Galakkan Kembali Penanaman Aren

oleh: Aktivis Dayak Borneo, Advokat  Ir Lusiano SH MSi

Lusiano
DALAM perjalanan saya ke Kutai Timur, Kota Bontang, Kutai Kartanegata dan Kota Balikpapan, saat kemarau panjang hampir seluruhnya disibukkan dengan kritis air, kebakaran hutan dan asap di kota-kota dan kabupaten yang saya amati sambil dalam perjalanan. Apabila nanti setelah masa kemarau ini lewat tiba musim hujan dan angin hutan-hutan kota dan hutan sepanjang jalan kabupaten dan kota tersebut siap-siap akan tumbang dan menimpa sesuatu dan memakan korban di bawahnya. 

Pasalnya hutan kota sepanjang Jalan Soekarno Hatta Balikpapan ke Samarinda maupun di Kota Balikpapan yang ditanam adalah kayu untuk Hutan Tanaman Industri (HTI) bahan kertas yang mudah tumbang dan patah karena kayu yang di tanam itu seharusnya sudah usia harus dipanen dan rubuh semakin besar dan semakin tinggi rawan patah dan tumbang dan siap memakan korban dan menghambat lalu lintas apabila nanti musim hujan dan angin tiba. 


Mulai saat ini harus dipikirkan ke depan penanaman pohoh pelindung jalan dan penahan longsor hindarilah menanam kayu untuk hutan tanaman industri/kertas yang mudah tumbang dan patah salah satunya juga pohon Akasia yang sudah menjadi wabah tumbuhnya tanaman ini termasuk yang merusak tanah akarnya mengandung zat yang meracuni tanah, buka kembali hasil penelitian Pemkot Balikpapan beberapa tahun lalu yang meneliti pencemaran waduk air Manggar, salah satunya akar kayu akasia yang membusuk merusak tanah dan tanaman itu semakin tua dan tinggi pada usia tertentu lapuk dan tumbang, tidak ada manfaat yang dapat diambil paling dapat digunakan untuk pembakar bata dan hutan akasipun dengan daun keringnya mudah terbakar. 

jadi sebaiknya pemerintah daerah yang tersebut di atas dapat berkoordinasi mengenai tanaman-tanaman pelindung jalan dan penahan longsor di sepanjang jalan wilayah pemerintahan tersebut mendapat perhatian serius misalnya jalan sepanjang simpang Km 6 Bontang ke Sangatta yang dulu tahun 90-an sejuk dan rindang masuk Hutan Taman Nasional Kutai Kartanegara sejak terjadi kebakaran tahun 98 mana Taman Nasional Kutai telah musnah tinggal nama saja dan sepanjang jalan gersang harusnya bisa direboisasi dengan tanaman keras penahan longsor jalan dan pelindung jalan. 

Begitu juga jalan dari Bontang sampai ke Balikpapan, sepanjang jalan banyak pohon  yang siap tumbang .begitu juga di jalan pesisir Palaran Sangasanga, Samboja sampai Balikpapan banyak pohon-pohon yang siap tumbang. Dan di wilayah Kutai banyak pohon tiang penghias jalan penerangan tenaga surya yang sudah tidak berfungsi hancur dan rusak ini pohon mahal yang dibeli dengan uang rakyat yang dipasang tanpa perencanaan perawatan hanya hamburkan angggaran, berfungsi normal paling sempat dinikmati 6 bulan sejak pasang,  sekarang sudah menjadi puing-puing besi tua dan sudah banyak yang hilang kelengkapannya. 

Tentunya biaya besar dalam investasi pemasangannya. Dulu ada program Pemprov KalTim  20 tahunan lalu yang mencanangkan arenisasi sepanjang jalan Kaltim untuk pohon penahan longsor dan pelindung, sayang tidak berkesinambungan dan bukti-bukti ide arenisasi itu ada bukti yang masih bisa dilihat sepanjang Jalan Soekarno Hatta Balikpapan Samarinda, aren itu saat ini siap dipanen dan dimanfaatkan. Ide arenisasi tempoe doeloe itu perlu digalakkan kembali dan kalau perlu diperdakan serta pemanfaatannya kemudian hari karena tanaman aren punya manfaat luar biasa. 

Ayo mikir untulk anak cucu, jangan tanam pohon HTI tanaman Kertas di jalan yang buat anak cucu bisa tertimpa kerubuhan dan mungkin juga saya dan anda para pejabat pemerintah. (*)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terkini

Info Cuaca Kaltara

Redaksi

Penasehat: Suyoso Nantra SSos MM, Pemimpin Umum : Tomo Widodo, Wakil Pemimpin Umum : Abdul Rahman, Dewan Redaksi: Ir Lusiano SH MBA, Tomo Widodo, SHut, Max Oroh, Andi M Firzan, SH, Anton Hidayat SHut. Pemimpin Redaksi: Sahruddin SPd.,SE, Redaktur Pelaksana: Max Oroh Redaktur: Juli Prastomo, Munawar, Kepala Biro Sebatik : Sahruddin SPd.,SE, Biro Nunukan : Harry Kurniawan, Sahabuddin, Staf Redaksi: H Ponidi HB, Budyastono, M. Usman Jakatalu, Andi Ar Evrai, Kontributor Yogyakarta dan Sekitarnya: Drs Raga Afandi, Bayu Sukma P, SE. Kontributor Kaltara: M Imam. Fotografer: H Ponidi HB Manager Umum & EO: Abdul Rahman Manager Keuangan: Anton Hidayat, SHut Manager Iklan: Sam A Widodo Koordinator IT: Juli Prastomo. Staff IT: Muhmamad Fathur, Max Oroh, Penerbit: PT Kabar Group Kantor Pusat: Komp. Taman Sari Bukit Mutiara, Blok RK 40-41, Kel. Gunung Samarinda Baru, Kec. Balikpapan Utara, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, Indonesia Telp.: 081250278889, 087841170982, 085652021853 Email: redaksi__kabarkaltim@hotmail.com