Minggu, 02 Juli 2017

Di Tarakan "Monyet Belanda" Siap Menyapa Anda

TARAKAN.KABARKALTARA.CO.ID - Banyak cara dilakukan oleh pemerintah suatu daerah untuk melestarikan alam dan lingkungan. Seperti yang diupayakan oleh Pemkot Tarakan Kalimantan Utara.  

Lebih unik dan kreatif serta berfungsi multi, hal yang dilakukan Pemerintah Kota Tarakan, sebuah Kota yang berada di sebuah pulau kecil yang dikelilingi oleh laut  di propinsi paling Utara di  Pulau   Borneo. Sebuah gerakan konservatif pelestarian alam sekaligus menjadikannya taman rekreasi. Dengan penanaman pohon bakau (mangrove) di kawasan seluas 21 hektar, kawasan tanaman ini disulap menjadi wahana rekreasi yang asyik dan menarik? 

Ide membangun konservasi hutan mangrove tersebut, awal muasalnya  muncul dari mantan Walikota Tarakan Jusuf SK. Ia dengan bangga memperkenalkan landscape kota itu dengan menunjuk sebuah hutan bakau yang ditata apik seluas 21 hektare di tengah kota Tarakan. Di dalam hutan yang segar dan sejuk itu, juga terdapat sejumlah kandang yang berisi burung dan binatang yang hidup di Kalimantan.
Dan hewan bekantan, monyet hidung panjang yang justru menjadi maskot daya tarik di kawasan wisata ini. 

Penduduk Tarakan menyebutnya dengan "Monyet Belanda". Menurut Jusuf SK, taman ini dibuat, untuk mewariskan lingkungan yang sehat dan lestari untuk anak cucu. Dukungan organisasi konservasi WWF-Indonesia adalah darah segar dalam upaya melawan dan membalik laju kerusakan lingkungan di Tarakan. Bahkan pada akhirnya kawasan ini menjadi ikon kebanggaan Kota Tarakan.

Kawasan obyek wisata hutan mangrove ini berada di seputaran Kota, sehingga tak sulit untuk datang mengunjungi tempat obyek wisata satu ini. Dari kompleks THM Simpang Tiga yang merupakan jantung keramaian kota Tarakan, cukup hanya memakan waktu kurang lebih 10 menit dengan hanya berjalan kaki.

Letak kawasan konservasi hutan mangrove, persisnya bersebelahan dengan kompleks pasar Gusher salah satu sentra bisnis perekonomian kota Tarakan. Tak lengkap rasanya bila anda pernah ke Tarakan bila belum pernah menyambangi objek wisata tempat monyet Belanda ini bermukim. (jp)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terkini

Info Cuaca Kaltara

Redaksi

Penasehat: Suyoso Nantra SSos MM, Pemimpin Umum : Tomo Widodo, Wakil Pemimpin Umum : Abdul Rahman, Dewan Redaksi: Ir Lusiano SH MBA, Tomo Widodo, SHut, Max Oroh, Andi M Firzan, SH, Anton Hidayat SHut. Pemimpin Redaksi: Sahruddin SPd.,SE, Redaktur Pelaksana: Max Oroh Redaktur: Juli Prastomo, Munawar, Kepala Biro Sebatik : Sahruddin SPd.,SE, Biro Nunukan : Harry Kurniawan, Sahabuddin, Staf Redaksi: H Ponidi HB, Budyastono, M. Usman Jakatalu, Andi Ar Evrai, Kontributor Yogyakarta dan Sekitarnya: Drs Raga Afandi, Bayu Sukma P, SE. Kontributor Kaltara: M Imam. Fotografer: H Ponidi HB Manager Umum & EO: Abdul Rahman Manager Keuangan: Anton Hidayat, SHut Manager Iklan: Sam A Widodo Koordinator IT: Juli Prastomo. Staff IT: Muhmamad Fathur, Max Oroh, Penerbit: PT Kabar Group Kantor Pusat: Komp. Taman Sari Bukit Mutiara, Blok RK 40-41, Kel. Gunung Samarinda Baru, Kec. Balikpapan Utara, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, Indonesia Telp.: 081250278889, 087841170982, 085652021853 Email: redaksi__kabarkaltim@hotmail.com